Featured Articles

Decoration

All Stories

Hidup Ini Indah






Aku belajar diam dari banyaknya bicara.
Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan.
Aku belajar mengalah dari suatu keegoisan.
Aku belajar menangis dari kebahagiaan.
Aku belajar tegar dari kehilangan

Hidup Adalah BELAJAR.......
Belajar Bersyukur Meski tak Cukup,
Belajar Ikhlas Meski Tak Rela,
Belajar Taat Meski Berat,
Belajar Memahami Meski Tak Sehati,
Belajar Sabar Meski Terbebani,
Belajar Setia Meski Tergoda,

Belajar
Memberi Meski Tak Seberapa,
Belajar Mengasihi Meski Disakiti,
Belajar Tenang Meski Gelisah,
Belajar Percaya Meski Susah,

Belajar dan Terus Belajar...
Belajar sampai pada akhirnya Allah yang menyempurnakan..
Aamiin!!

Janganlah pernah menyerah....teruslah berjuang......
Hidup bukanlah satu tujuan..,melainkan perjalanan.....
Nikmatilah..........

Hidup adalah tantangan....Hadapilah....

Hidup adalah anugerah....Terimalah....

Hidup adalah pertandingan....Menangkanlah.....

Hidup adalah tugas.....Selesaikanlah.....

Hidup adalah cita cita....Capailah....

Hidup adalah misteri....Singkapkanlah....

Hidup adalah kesempatan....Ambilah....

Hidup adalah lagu....Nyanyikanlah....

Hidup adalah janji....Penuhilah....

Hidup adalah keindahan...Bersyukurlah....

Hidup adalah teka teki....Pecahkanlah....

Satu hal yang membuat kita bahagia adalah CINTA...

Dan satu hal yang membuat kita dewasa adalah MASALAH...
Dunia diciptakan untuk sebuah MASALAH...
Hadapilah sejuta MASALAH apa bila MASALAH itu bisa memberi manfaat kepada kita dan banyak orang di sekitar kita.....
Akan tetapi HINDARI satu masalah apabila masalah itu akan memberi MUDHARAT kepada kita dan orang di sekitar kita...........

Kata Bijak Hari Ini

Bahagialah dengan apa yang engkau peroleh, menerima apa adanya pemberian Allah, tinggalkanlah mimpi yang tidak sesuai dengan yang engkau usahakan dan di luar kemampuan.
Tuesday, January 15, 2013 - By Unknown 0

Motivasi Gokil.


  1. " kebohongan apabila dipertahankan terus suatu saat akan menjadi kebenaran "
  2. " Ikhlas itu seperti berak, gak peduli semahal apapun makanan yang kita makan, gak akan menyesal dan ngerasa rugi pas dikeluarin"
  3. " Persahabatan itu seperti ngompol di celana. Semua orang bisa melihatnya, tapi hanya kita yang merasakan kehangatan sebenarnya "
  4. " tangan di atas lebih baik daripada kaki di atas "
  5. " PENGALAMAN MERUPAKAN GURU YANG BAIK, KARENA GA PERNAH NGASIH PR "
  6. " PEKERJAAN SEBERAT APAPUN AKAN TERASA RINGAN APABILA TIDAK DIKERJAKAN... "
  7. "Jika seseorang melemparmu dgn batu, balaslah dengan senyuman dan lemparkan bunga, tapi usahakan potnya juga ikut terlempar"
  8. " berakit rakit kehulu ,berenang renang ke tepian ,bersakit sakit dahulu masuk rumah sakit kemudian"
  9. " tertawa itu menyehatkan, so jika kamu perokok,Merokok ­lah sambil tertawa "
  10. " Jangan pernah berhenti bermimpi " ,maka sering2lah tidur.

Ya cukup itu saja motivasi yang gak jelas untuk kalian,
Semoga bermanfaat
Saturday, January 12, 2013 - By Unknown 0

Kisah Hidup

Sepulang sekolah, setelah berganti pakaian, makan siang lalu sholat zhuhur, halaman rumah yang rindang itu menjadi tempat teduh yg dipilih seorang anak kelas 3 sd untuk mengerjakan sebuah prakarya tugas sekolahnya. Ia terlihat begitu serius dan semangat mengerjakan prakaryanya sampai sampai ajakan ibunya menikmati pisang goreng yang baru saja matang ditolaknya dengan halus. Hanya suara azan asharlah yg mampu mengalihkan perhatian anak itu dari berkutat dengan prakaryanya untuk menunaikan sholat.

Dari dalam rumah, abinya tampak sesekali memperhatikan anaknya yg menggemaskan itu sambil menyantap pisang goreng dan teh hangat serta membaca sebuah koran yg dibelinya sore ini saat dalam perjalanan pulang dari kantor ke rumahnya.

Waktu terus berlalu, sang anak belum juga beranjak dari tempatnya. Hingga akhirnya, anak itu masuk ke dalam rumah dan menghampiri abinya.

"Abii.. kenapa sih bi aku susaah banget ngerjain ini.. :(" ucap anak itu sambil menunjukkan hasil prakaryanya yg masih berantakan.

"Jangan cemberut gitu ah, masa anak abi cemberut gitu, senyum dong.. :) sini sini, memangnya kamu sedang membuat apa sayang?" tanya abi kepada anaknya itu.

"Aku disuruh bu guru membuat ronce dari koran sama kalender bekas, sama mote-mote ini.. digunting terus digulung nanti di lem bi, baru dirangkai.. " cerita anak itu kepada abinya.

"Nah, itu kamu bisa, tinggal dilanjutin saja nak.."

"tapi susah bi, malah berantakan gini dari tadi.. :(" Memang agak berantakan, lem nya pun berlepotan kemana mana.

"Masa susah sih, jangan bilang susah, nanti jadi susah beneran, tadi sebelum mulai udah baca bismillah belum?" tanya abi.

"belum bi aku lupa.." jawab anak itu dengan mimik wajah yg sedih.

"Sebelum memulai sesuatu, baca bismillah, biar lancar, diridhoi Allah.. sekarang bilangnya, aku bisa, berdo'a sama Allah, nanti Allah mudahkan kamu mengerjakan itu, coba sekarang kamu bilang "aku bisa".." Ucap abinya membangkitkan semangat anaknya.

"aku BISA" teriak anak itu

"Naah begituu :) kamu pasti bisa, kan kamu tadi nyontohin ke abi cara buatnya sudah bisa. Coba, sekarang kamu buatnya pelan-pelan, jangan buru buru ya, sabar.. pelan-pelan, nanti juga pasti selesai. Ayo inget apa, orang sabar disayang Allah :)"

"Iya bi, aku sekarang ngerti.. berarti harus sabar ya bi, nanti kalau sudah jadi aku tunjukin ke abi yaa.." ucap anak itu kembali bersemangat.

"Iya sayang, :)" jawab abi.

Anak itu pun kembali berkutat melanjutkan prakaryanya. Kali ini ia mengerjakan dengan sabar dan penuh percaya diri.
Beberapa waktu kemudian...

"Abii abiii.. sini lihaat cobaa.. aku bisa bi.. hehe aku bisaaa :D makasih abi.. :* " seru anak itu sambil berlari menghampiri dan mengecup pipi abinya sebagai tanda cinta dan terimakasihnya.

"Naah giitu doong, anak abi hebaat ya.. :) udah ucap alhamdulillah belum?" kata abi mengingatkan sambil tersenyum dan mencubit cubit pipi anaknya..

"aku lupa lagi bi.. alhamdulillah.. :) " anak itu mengucap syukur alhamdulillah.

"ga boleh lupa lagi yaa :)" ucap abi mengingatkan.

"Iya bi, :)"

Akhirnya, anak itu pun berhasil menyelesaikan prakaryanya.

hehee

Sekarang, yuk kita sama sama ambil hikmahnya:

--> ucaplah BISMILLAH sebelum memulai sesuatu, dan ALHAMDULILLAH setelah selesai melakukan sesuatu. Bersyukur..

--> optimis, kalau kita BISA.

--> SABAR dalam melakukan segala sesuatu. Jangan terburu-buru.

--> tetap SEMANGAT. Jangan menyerah, semua pasti ada jalan keluarnya, penyelesaiannya.

--> dan tersenyuum :)

Semoga bermanfaat.. :)
Wednesday, January 09, 2013 - By Unknown 0

Cara Membuat Hati Dan Fikiran Tenang

Di artikel ini adalah cara-cara untuk membuat hati dan pikiran tenang dan langsung saja kawan baca di bawah ini 

 1. Pandai Bersyukur
Kita harus sering melihat kondisi orang yang berada di bawah kita dan membatasi melihat oang-orang yang berada di atas kita. Kita akan merasa cukup walaupun hidup sederhana apa adanya. Apa yang kita dapat akan lebih bermakna dibandingkan orang yang memiliki segunung harta tetapi selalu merasa kurang.

2. Jangan terlalu Mengejar Cita-Cita Keduniawian
Menghabiskan sebagian besar waktu demi mencari materi akan membuat kita menyesal di kemudian hari. Gunakan sebagian waktu yang ada untuk beramal, beribadah, sedekah, membangun keluarga yang bahagia, memberi kontribusi bagi lingkungan sosial masyarakat, dan lain sebagainya.

3. Bantu Orang Lain & Selalu Berbuat Kebaikan Serta Amal Shaleh
Bangun suasana yang akrab dan kekeluargaan dengan saudara, tetangga dan orang-orang di lingkungan kita karena manusia adalah makhluk sosial. Lingkungan sosial yang baik akan membantu kita hidup saling tolong-menolong satu sama lain, bergotong-royong, musyawarah untuk mufakat, saling menjaga, dan lain sebagainya.

4. Manajemen Emosi
Jaga emosi dan nafsu kita karena mereka dapat menghancurkan kita dan meninggalkan kita dalam penderitaan. Latih nafsu dan emosi dengan puasa. Jangan mudah terpancing emosi. Jadilah orang yang baik dan hindari menjadi orang jahat/penjahat. Biarkan saja orang lain bilang apa/melakukan apa, karena dunia penuh dengan ujian dan persoalan.

5. Hidup Sederhana
Dengan hidup sederhana kita akan selalu merasa berkecukupan dan hidup tenang lahir batin. Hidup mewah dan gelamor butuh biaya yang tidak sedikit dan harus terus menjaga image dengan banyak daya upaya. Dengan hidup sederhana dan rendah diri kita tidak akan mudah stres. Fokuslah ke kekayaan non materi dan fisik (kecantikan/ketampanan) karena orang akan lebih menghargai kita jika kita punya banyak kemampuan yang tidak dimiliki orang lain tetapi kita tidak sombong.

Sekian tips dari saya Semoga bermanfaat....
Wednesday, January 09, 2013 - By Unknown 0

Garam Gelas dan Telaga


Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia.

Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. "Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..", ujar Pak tua itu.


"Pahit. Pahit sekali", jawab sang tamu, sambil meludah kesamping.
Pak Tua itu, sedikit tersenyum. Ia, lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu.

Pak Tua itu, lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu. "Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah. Saat tamu itu selesai mereguk air itu, Pak Tua berkata lagi, "Bagaimana rasanya?".

"Segar.", sahut tamunya.
"Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?", tanya Pak Tua lagi.
"Tidak", jawab si anak muda.

Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu. "Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama.

"Tapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu."

Pak Tua itu lalu kembali memberikan nasehat. "Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan."

Keduanya lalu beranjak pulang. Mereka sama-sama belajar hari itu. Dan Pak Tua, si orang bijak itu, kembali menyimpan "segenggam garam", untuk anak muda yang lain, yang sering datang padanya membawa keresahan jiwa.
Tuesday, January 08, 2013 - By Unknown 0

Keberanian

Suatu ketika seorang Indian muda, mendatangi tenda ayahnya. Di dalam sana, duduk seorang tua, dengan pipa panjang yang mengepulkan asap. Matanya terpejam, tampak
sedang bersemadi. Hening. "Ayah, bolehkah aku ikut berburu besok pagi?" tanya Indian muda itu memecahkan kesunyian disana. Mata sang Ayah membuka perlahan,
sorot matanya tajam, memandang ke arah anak paling disayanginya itu. Kepala suku itu hanya diam.

"Ya Ayah, bolehkah aku ikut berburu besok? Lihat, aku sudah mengasah pisauku.
Kini semuanya tajam dan berkilat." Tangan si kecil merogoh sesuatu dari balik kantung kulitnya. Sang Ayah masih diam mendengarkan. "Aku juga sudah membuat panah-panah untuk bekalku berburu. Ini, lihatlah Ayah, semuanya pasti tajam.
Busurku pun telah kurentangkan agar lentur. Pasti aku akan menjadi Indian pemberani yang hebat seperti Ayah. Ijinkan aku ikut Ayah." Terdengar permintaan merengek dari si kecil.

Suasana masih tetap senyap. Keduanya saling pandang. Terdengar suara berat sang Ayah, "Apakah kamu sudah berani untuk berburu? "Ya!" segera saya terdengar
jawaban singkat dari si kecil. "Dengan pisau dan panahku, aku akan menjadi yang paling hebat." Sang Ayah tersenyum, "Baiklah, kamu boleh ikut besok, tapi ingat, kamu harus berjalan di depan pasukan kita. Mengerti?" Sang Indian muda
mengangguk.

Keesokan hari, pasukan Indian telah siap di pinggir hutan. Kepala suku, dan Indian muda, berdiri paling depan. "Hari ini anakku yang akan memimpin perburuan kita. Biarkan dia berjalan di depan." Indian muda itu tampak gagah. Ada beberapa pisau yang terselip di pinggang. Panah dan busur, tampak melintang penuh dipunggungnya. Ini adalah perburuan pertamanya. Si kecil berteriak nyaring, "ayo
kita berangkat."

Mereka mulai memasuki hutan. Pohon-pohon semakin rapat, dan semak semakin meninggi. Sinar matahari pun tak leluasa menyinari lebatnya hutan. Mulai terdengar suara-suara dari binatang yang ada disana. Indian kecil yang tadi melangkah dengan gagah, mulai berjalan hati-hati. Parasnya cemas dan takut.
Wajahnya sesekali menengok ke belakang, ke arah sang Ayah. Linglung, dan ngeri.
Tiba-tiba terdengar beberapa suara harimau mengaum. "Ayah...!!" teriak si kecil.
Tangannya menutup wajah, dan ia berusaha lari ke belakang. Sang Ayah tersenyum melihat kelakuan anaknya, begitupun Indian lainnya.

"Kenapa? Kamu takut? Apakah pisau dan panahmu telah tumpul? Mana keberanian yang kamu perlihatkan kemarin?" Indian muda itu terdiam. "Bukankah kamu bilang, pisau
dan panahmu dapat membuatmu berani? Kenapa kamu takut sekarang? Lihat Nak, keberanian itu bukan berasal dari apa yang kau miliki. Tapi, keberanian itudatang dari sini, dari jiwamu, dari dalam dadamu." Tangan Kepala Suku menunjuk ke arah dada si kecil.

"Kalau kamu masih mau jadi Indian pemberani, teruskan langkahmu. Tapi jika, didalam dirimu masih ada jiwa penakut, ikuti langkah kakiku." Indian muda itu
masih terdiam. "Setajam apapun pisau dan panah yang kau punya, tak akanmembuatmu berani kalau jiwamu masih penakut. Sekuat apapun busur telah kaurentangkan, tak akan membuatmu gagah jika jiwa pengecut lebih banyak berada didalam dirimu." "...Aauummmm." Tiba-tiba terdengar suara harimau yang mengaumkembali. Indian muda kembali pucat. Ia memilih untuk berjalan di belakang sang Ayah.
***

Keberanian. Apakah itu keberanian? Keberanian bukanlah rasa yang dimiliki olehorang yang menganggap dirinya memiliki segalanya. Keberanian juga bukan merupakan rasa yang berasal dari sifat-sifat sombong dan takabur. Keberanianadalah jiwa yang berasal dari dalam hati, dan bukan dari materi yang kita miliki. Keberanian adalah sesuatu yang tersembunyi yang membuat orang tak pernah
gentar walau apapun yang dia hadapi.

Saya percaya, keberanian bukan berasal dari apa yang kita sandang atau kita miliki. Keberanian bukan datang dari apa yang kita pamerkan atau yang kita punyai. Tapi, teman, keberanian adalah datang dari dalam diri, dari dalam dada
kita sendiri. Keberanian adalah sesuatu yang melingkupi perasaan kita, danmenjadi bekal dalam setiap langkah yang kita ayunkan.

Teman, mungkin saat ini kita diberikan banyak kemudahan, dan membuat kita merasa cukup berani dalam menjalani hidup. Kita mungkin dititipkan kelebihan-kelebihan
dan membuat kita takabur bahwa semua masalah akan mampu di hadapi. Mungkin saatini kita kaya, rupawan, berpendidikan tinggi, dan berkedudukan bagus, tapi
apakah itu bisa menjadi jaminan bahwa kita akan selamanya dapat menjalani hidup ini? Apakah itu akan selamanya cukup untuk menjadi bekal kita dalam "perburuan"
hidup ini?

Jadilah Indian muda yang tetap melangkah, dengan jiwa pemberani yang hadir dari dalam hati, dan BUKAN dari pisau dan panah yang telah diasah. Jadilah Indian muda yang tak pernah gentar mendengar suara harimau, sekeras apapun suara itu terdengar. Jadilah Indian muda yang tetap yakin dengan pilihan keberanian yang ia putuskan. Jangan gentar, jangan surut untuk melangkah.
Tuesday, January 08, 2013 - By Unknown 0

Dari A to Z

A : Accept
Terimalah Diri Anda sebagaimana adanya.

B : Believe
Percayalah terhadap Kemampuan Anda untuk meraih apa yang Anda inginkan dalam Hidup.

C : Care
Pedulilah pada Kemampuan Anda
meraih apa yang Anda inginkan dalam Hidup.

D : Direct
Arahkan pikiran pada hal-hal Positif yang meningkatkan Kepercayaan Diri.

E : Earn
Terimalah Penghargaan yang diberi orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang Terbaik.

F : Face
Hadapi masalah dengan Benar dan Yakin.

G : Go
Berangkatlah dari Kebenaran.

H : Homework
Pekerjaan Rumah adalah langkah penting untuk Pengumpulan Informasi.

I : Ignore
Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan Anda mencapai Tujuan.

J : Jealously
Rasa Iri dapat membuat Anda tidak menghargai kelebihan Anda sendiri,
Jadi hindarilah.

K : Keep
Terus Berusaha walaupun beberapa kali Gagal.

L : Learn
Belajar dari Kesalahan
dan Berusaha untuk tidak mengulanginya.

M : Mind
Perhatikan Urusan sendiri
dan Tidak menyebar Gossip tentang orang lain.

N : Never
Jangan pernah Putus Asa.

O : Observe
Amatilah segala hal di sekeliling Anda.
Perhatikan, Dengarkan,
dan Belajar dari Orang lain.

P : Patience
Sabar adalah Kekuatan tak ternilai yang membuat Anda terus Berusaha.

Q : Question
Pertanyaan perlu untuk mencari Jawaban yang Benar dan menambah Ilmu.

R : Respect
Hargai Diri sendiri dan juga Orang lain.

S : Self Confidence, Self Esteem, Self Respect
Percaya diri, Harga diri, Citra diri,
Penghormatan diri membebaskan kita dari saat-saat tegang.

T : Take
Bertanggung jawab pada setiap Tindakan Anda.

U : Understand
Pahami bahwa Hidup itu selalu ada Potensi untuk naik

V : Value
Nilai Diri sendiri dan orang lain,
Berusahalah melakukan yang Terbaik.

W : Work
Bekerja dengan Giat,
Jangan lupa Berdoa.

X : X'tra
Usaha lebih Keras membawa Keberhasilan.

Y : You
Anda dapat membuat suatu yang berbeda.

Z : Zero
Selalu Ingat,
Usaha Nol membawa hasil Nol pula
Tuesday, January 08, 2013 - By Unknown 0

Dosen Cerdas

Ada 4 orang mahasiswa yang kebetulan telat ikut ujian semester karena bangun kesiangan. 
Mereka lantas menyusun strategi untuk kompak kasih alasan yang sama agar dosen mereka berbaik hati memberi ujian susulan.
Mahasiswa A: “pak, maaf kami telat ikut ujian semester.”
Mahasiswa B: “iya pak. Kami berempat naik angkot yg sama dan ban angkot…nya meletus.”
Mahasiswa C: “iya kami kasihan sama supirnya…. Jadinya kami bantu dia pasang ban baru.”
Mahasiswa D: “oleh karena itu kami mohon kebaikan hati bapak untuk kami mengikuti ujian susulan.”

Sang dosen berpikir sejenak dan akhirnya memperbolehkan mereka ikut ujian susulan. 
Keesokan hari ujian susulan dilaksanakan, tapi keempat mahasiswa diminta mengerjakan ujian di 4 ruangan yg berbeda.

“Ah, mungkin biar tidak menyontek,” pikir para mahasiswa. 
Ternyata ujiannya cuma ada 2 soal. Dengan ketentuan mereka baru diperbolehkan melihat dan mengerjakan soal kedua setelah selesai mengerjakan soal pertama.

Soal pertama sangat mudah dengan bobot nilai 10. 
Keempat mahasiswa mengerjakan dengan senyum senyum.

Giliran membaca soal kedua dengan bobot nilai 90. Keringat dingin pun mulai bercucuran.
Di soal kedua tertulis:
“Kemarin, ban angkot sebelah mana yang meletus..?


*Hikmah:
Sekecil apapun kebohongan yg kita lakukan tetap akan terungkap. 
Dan sebuah kebohongan bukanlah solusi dalam
menyelesaikan masalah namun akan menambah masalah. 
Dan kejujuran itu lebih indah,, 
Setidaknya akan membuat kita lega setelah jujur.

Semoga bermanfaat
Monday, January 07, 2013 - By Unknown 0

© 2014 BACA SAJA. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9
Powered by Blogger.
back to top