Featured Articles

Decoration

All Stories
Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

Hidup Itu Simpel

Jika ada orang bicara mengenai kita di Belakang,
itu adalah tanda bahwa kita sudah ada di Depan..

Saat orang bicara merendahkankan diri kita,
itu adalah tanda bahwa kita sudah berada di tempat yang lebih Tinggi.

Dan saat orang bicara dengan nada Iri mengenai kita,
itu adalah tanda bahwa kita mempunyai kebaikan walaupun hanya sedikit.

Bukankah saat orang bicara Buruk mengenai kita,
itu adalah tanda bahwa kehidupan kita sebenarnya Lebih Indah dari mereka?

Jadi,Tetaplah Berpikir Positif dan jangan pernah merasa tersudut dengan kata-kata yang seringkali menyudutkan diri kita.

Ada seseorang saat melamar kerja, ia memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah dan hal itu terlihat oleh peng-interview dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.

”TERNYATA UNTUK MEMPEROLEH PENGHARGAAN SANGAT MUDAH..
CUKUP MEMELIHARA KEBIASAAN YANG BAIK"

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Ada seorang anak menjadi murid kerja di toko sepeda, suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tersebut, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya, keesokan hari setelah sang pemilik sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil dan menyuruh bekerja tetap di tempatnya.

"TERNYATA UNTUK MENJADI ORANG YANG BERHASIL SANGAT MUDAH, CUKUP PUNYA INISIATIF SEDIKIT SAJA"

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Seorang anak berkata kepada ibunya, “Ibu hari ini sangat cantik.” Ibu menjawab “Mengapa?”
Anak menjawab “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.”

"TERNYATA UNTUK MEMILIKI KECANTIKAN SANGATLAH MUDAH, HANYA PERLU TIDAK MARAH MARAH"

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah,
Temannya berkata..
"Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur"
Petani menjawab “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku"

"TERNYATA MEMBINA SEORANG ANAK SANGAT MUDAH, CUKUP MEMBIARKAN DIA RAJIN BEKERJA"

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya,
“Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?”
Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.”
Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.” Dan
Ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi.”
Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat..
“Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana.”

"TERNYATA JALAN MENUJU KEBERHASILAN SANGAT MUDAH, CUKUP DENGAN MENGERJAKAN SEGALA SESUATUNYA SETAHAP DEMI SETAHAP SECARA TEKUN SERTA BERURUTAN"

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan “Tempatmu terlalu berbahaya..tinggallah denganku.”
Katak di pinggir jalan menjawab,
“Aku sudah terbiasa..malas untuk pindah",
Beberapa hari kemudian katak sawah menjenguk katak pinggir jalan dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat...

”TERNYATA SANGAT MUDAH MENGENGAM NASIB KITA SENDIRI, CUKUP MENGHINDARI KEMALASAN SAJA..''

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat sangat menderita.
Hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya,
“Mengapa engkau begitu santai?” Dia menjawab sambil tertawa
“Karena barang bawaan saya sedikit.”

"TERNYATA SANGAT MUDAH UNTUK MEMPEROLEH KEGEMBIRAAN, CUKUP TIDAK SERAKAH DAN MEMILIKI SECUKUPNYA SAJA"
Wednesday, June 19, 2013 - By Unknown 0

Bersikaplah Lebih Dewasa

Jangan tangisi sebuah perpisahan.
suatu saat engkau akan berterimakasih
karena hal itu telah membuatmu
menjadi pribadi yang lebih baik. Ketika
ada orang yang menyakitimu,

`janganlah membalas menyakiti. Tetapi
bersikaplah lebih dewasa. Krena sakit
yang sedang kamu rasakan adalah
pelajaran yang teramat berharga untuk
membuatmu lebih dewasa dalam
bersikap .

`Memang luka di tubuh bisa dengan
cepatnya sembuh. Sedangkan luka di
hati sulit sekali untuk bisa sembuh.
namun keikhlasan hatilah yang mampu
mengobatinya..

`Semoga kita menjadi pribadi yang
penyabar dan semakin dewasa dalam
bersikap..
`Aamiin
Tuesday, June 18, 2013 - By Unknown 0

I can but u ending a life

I can give you life,
but I can’t live it for you.
I can give you instructions,
but I can’t tell you where to go.
I can give you liberty,
but I can’t help you to protect it.

I can teach you the difference between good and bad,
but I can’t make the decision for you.
I can give you advice,
but I can’t accept it for you.
I can give you love,
but I can’t force you to receive it.
I can teach you to share,
but I can’t stop you from being selfish.
I can teach you to respect,
but I can’t make you be respected.

I can counsel you about your friends,
but I can’t choose them for you.
I can teach you everything you need to know about sex,
but I can’t make you act responsibly.
I can talk to you about drinking,
but I can’t say "no" or "just one" for you.
I can warn you about drugs,
but I can’t stop you from using them.
I can talk to you about having important goals,
but I can’t achieve them for you.

I can teach you about charity,
but I can’t make you be generous.
I can pray for you,
but I can’t make you walk with God.
I can talk to you about how to live,
but I can’t give you eternal life.

When everything is said and done, everybody decides for him or herself how they will live their life. I love you, I accept you, and I hope with all my heart that you make the right decisions.
Monday, June 17, 2013 - By Unknown 0

Cara Menenangkan Hati Dan Pikiran

Cara Menenangkan Hati dan Pikiran - Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang begitulah salah satu kata dalam ayat Alkitab Amsal. Memang benar banyak penyakit yang menyerang tubuh seseorang karena hati dan pikirannya tidak tenang, dan salah satu penyakit tersebut adalah penyakit yang disebut sebagai Psikosomatik, yaitu penyakit fisik yang diperburuk oleh faktor mental seperti stres dan kecemasan.

Dari artikel internet diketahui bahwa penyakit psikosomatik terjadi ketika emosi negatif telah mempengaruhi sistem otonom tubuh, hormon dan kekebalan terhadap beberapa penyakit. Sementara faktor lainnya seperti depresi, kemarahan, dan isolasi sosial berkontribusi terhadap penyakit jantung. Stres di sisi lain, mempengaruhi asma, gangguan pencernaan dan banyak penyakit fisik lainnya.

Dalam beberapa dekade terakhir banyak dokter yang mengakui bahwa memang benar ada kaitan antara aktor-faktor psikologis dengan penyakit fisik. Kenyataannya, diperkirakan sekitar 30% keluhan fisik yang ditangani dokter di ruang praktek terkait dengan masalah psikologis.

Karena begitu bepengaruhnya ketenangan hati dan pikiran terhadap kesehatan fisik, maka sudah berang tentu hati tenang dan pikiran yang jernih selalu harus dijaga. Dengan ketenangan hati dan pikiran yang terjaga, maka penyakit fisik yang diderita juga akan semakin dapat diatasi.

Bagaimana cara menenangkan hati dan pikiran sehingga kesehatan fisik juga selalu terjaga setiap saat? Untuk menjawab hal tersebut maka berikut ada beberapa tips dan cara menenangkan hati dan pikiran yang diperoleh blog Karo Cyber dari berbagai sumber situs internet:

1. Relaksasi

Relaksasi adalah sebuah teknik untuk mengatasi kekawatiran atau kecemasan dan juga stres yang dilakukan dengan cara pengendoran otot-otot dan syaraf. Dalam arti kata lain, relaksasi juga merupakan suatu kondisi istrahat pada aspek fisik dan mental manusia, sementara aspik spirit tetap aktif bekerja.

Salah satu relaksasi yang umum dilakukan adalah dengan cara menarik nafas dalam-dalam, dan melakukan latihan-latihan ringan mengendurkan otot, serta dapat juga dilakukan dengan cara berkata-kata yang menyenangkan.

2. Mengubah Cara Pandang

Mengubah cara pandang yang negatif menjadi sebuah pandangan yang positif adalah salah satu teknik cara menenangkan hati dan pikiran yang paling mudah dilakukan. Misalnya ketika Anda merasa sedang berada dalam posisi yang tidak menyenangkan, maka cobalah pikirankan bahwa posisi yang sedang Anda hadapi tersebut merupakan sesuatu yang memang benar-benar terjadi, tetapi hal itu bukanlah akhir dari segala-galanya dalam hidup Anda.

3. Humor

Humor dapat dijadikan sebagai salah satu cara menenangkan hati dan pikiran Anda. Humor dalam hal ini dapat ditemukan diberbagai media, baik di media internet, media televisi, dan juga media-media lainnya. Humor juga dapat ditemukan pada diri Anda sendiri, artinya dalam sebuah masalah yang sedang Anda hadapi sekalipun akan tersirat sebuah humor yang bisa menghibur diri Anda.

4. Melatih cara Berkomunikasi

Dalam menjalin komunikasi dengan seseorang juga sering menjadi salah satu penyebab membuat hati Anda tidak tenang. Misalnya dalam menghadapi perbedaan pendapat dengan seseorang, maka ketika anda selalu ingin memaksakan kehendak kepada orang tersebut, maka tentu sebuah hal yang tidak menyenangkan mungkin saja bisa terjadi. Dalam hal ini maka perlu juga mempertimbangkan sebuah keputusan untuk mendengarkan pendapat orang lain, meksi dalam artian pendapat tersebut tidak mewakili keinginan Anda. Dengan demikian maka paling tidak akan teruji kesabaran dan sikap rendah hati dalam diri Anda.

5. Selesaikan Masalah secara Tuntas

Sebuah hal yang tidak menyenangkan hati terkadang dipicu oleh hal-hal yang datang dari diri sendiri, seperti adanya masalah yang belum diselesaikan, maka dalam hal ini sangat baik jika Anda menyelesaikan setiap masalah yang muncul dengan sesegera mungkin. Bila Anda merasa tidak mampu untuk menyelesaikannya secara pribadi, maka tidak ada salahnya mencoba untuk mendapatkan bantuan penyelesaian masalah yang sedang Anda hadapi dari orang-orang yang ada disekitar Anda.

6. Mengubah Lingkungan

Mengubah lingkungan dalam arti disini bukan selalu harus mengubah tempat tinggal Anda. Tetapi hal dalam perubahan lingkungan ini dapat dilakukan dengan menata kembali tempat tinggal atau tempat kerja Anda. Mengubah lingkungan dapat juga berarti merubah aturan main dalam lingkungan tersebut, dan termasuk juga merubah kebiasaan diri Anda sendiri untuk menghindari lingkungan yang tidak menyenangkan.
Sunday, June 16, 2013 - By Unknown 0

Motivasi Belajar

Motivasi belajar dibagi dua faktor:

Motivasi internal

Motivasi ini berasal dari dalam diri individu atau kesadaran diri aka
n pentingnya belajar untuk mengembangkan dirinya dan bekal untuk menjalani kehidupan.
Motivasi internal sulit ditumbuhkan daripada motivasi eksternal. Namun motivasi internal ini akan menimbulkan suatu kepercayaan diri dalam diri tiap individu sehingga mereka akan bersikap positif bahwa mereka bisa melakukannya dengan kemauan dan kemampuan sendiri.




Motivasi eksternal

Motivasi ini berasal dari dorongan dari luar atau rangsangan yang mempengaruhi diri individu. Motivasi eksternal ini bisa dipicu oleh beberapa faktor yaitu:
Ketakutan atau hukuman
Penghargaan/pujian/reward
Memahami pentingnya belajar itu sendiri
Cara untuk meningkatkan motivasi diri agar semangat belajar adalah:
Bergaul dengan orang yang rajin belajar
Bergaul dengan orang yang rajin belajar mempunyai dampak yang positif. Kita bisa menganalogikannya orang yang bergaul dengan pandai besi atau penjual minyak wangi. Jika kita bergaul dengan pandai besi maka kita akan kecipratan bau bakaran besi. Sebaliknya jika kita bergaul dengan penjual minyak wangi maka akan kecipratan harum minyak wangi.
Bergaul dengan orang yang senang belajar
Bergaul dengan orang yang senang belajar, kita juga akan tertular untuk senang belajar. Ini dikarenakan stimulus-stimulus yang dibawa oleh orang yang senang belajar mempengaruhi psikologis orang yang tertular.
Bergaul dengan orang yang berprestasi
Sama halnya bergaul dengan orang yang senang belajar dan orang yang rajin belajar, kita akan turut menyenangi dan bersemangat untuk belajar. Orang yang berprestasi akan menjadi sebuah pandangan atau tantangan bagi kita agar kita optimis bisa melebihi prestasi orang tersebut. Pasti akan muncul dalam pikiran kita “Dia bisa berprestasi, aku juga pasti bisa”
Membuat sebuah reward atau hukuman
Dengan adanya reward atau hukuman akan memicu motivasi kita agar tidak gagal atau lalai dalam belajar. Ini mungkin sedikit memaksa dan bersifat sementara tetapi ini juga bisa membangkitkan motivasi kita untuk belajar.
Menonton film motivasi atau membaca novel motivasi
Membaca novel atau menonton film yang membuat kita termotivasi akan merangsang kerja pikir otak kita. Misal, membaca novel Laskar Pelangi atau menonton film 3Idiot.
Menanamkan kemauan atau niat yang tinggi untuk belajar
Jika di awal kita sudah mempunyai kemauan dan niatan yang tinggi maka kita akan menjalankan segala hal yang membuat kita senang belajar.
Menempelkan kata kata motivasi di dinding kamar
Memang ini agak sepele sih tapi jika kata kata motivasi yang tertempel itu kita lihat terus dan menjadikan kata kata itu sebuah motivasi untuk tiap harinya.

Cara cara meningkatkan motivasi belajar tiap orang berbeda beda. Dan penjelasan di atas merupakan sebagian kecil dari cara cara meningkatkan gairah untuk belajar. Ingat!! Belajar itu bukanlah belajar tentang pelajaran atau mata kuliah yang ada dalam pendidikan formal tapi belajar bisa dimana saja, kapan saja dan banyak sekali aplikasinya
..

Sumber : internet
Saturday, April 06, 2013 - By Unknown 0

Jangan Pernah Lupa ,Anda Adalah Spesial

Suatu hari, seorang motivator terkenal membuka seminarnya dengan cara unik. 
Sambil memegang uang pecahan Rp.100.000,- ia bertanya kepada hadirin, “Siapa yang mau uang ini?” Tampak banyak tangan diacungkan, pertanda banyak yang minat.

“Saya akan berikan uang ini kepada salah satu dari Anda sekalian, tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini.”
Ia berdiri mendekati hadirin. Uang itu diremas-remas dengan tangannya sampai berlipat-lipat.

Lalu bertanya lagi, “Siapa yang masih mau uang ini?” Jumlah tangan yang teracung tak berkurang.

“Baiklah,” jawabnya, “apa jadinya bila saya melakukan ini?” ujarnya sambil menjatuhkan uang ke lantai dan menginjak-injaknya dengan sepatunya. 


Meski masih utuh, kini uang itu jadi amat kotor dan tak mulus lagi.
“Nah, apakah sekarang masih ada yang berminat?” Tangan-tangan yang mengacung masih tetap banyak.

“Hadirin sekalian, Anda baru saja mendapatkan sebuah pelajaran penting. Apa pun yang terjadi dengan uang ini, Anda masih berminat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya. Biarpun lecek dan kotor, uang ini tetap bernilai 100 ribu rupiah.”

Dalam kehidupan ini, kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, dan berlepotan kotoran akibat keputusan yang kita buat dan situasi yang menerpa kita.
Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga, tak berarti. Padahal apapun yang telah dan akan terjadi, Anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai Anda.

Keluarga...
Sahabat....

Jadi, setiap kali merasa diri tak berarti, ingatlah akan selembar uang 100 ribu rupiah tersebut.
Jangan pernah lupa – Anda adalah SPESIAL
Monday, March 11, 2013 - By Unknown 0

Kata-Kata Mutiara Albert Einsten


Kata Mutiara – Siapa yang tidak mengenai Albert Einstein? Seorang fisikawan yang dinobatkan sebagai ilmuwan terbesar di abad-20 ini merupakan tokoh yang banyak menyumbangkan pemikiran di bidang pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistika, dan kosmologi disamping penemuannya tentang teori relativitas yang dianggap sebagai salah satu penemuan terbesar sepanjang sejarah. Einstein dikenal memiliki kecerdasan diatas rata – rata serta kemampuan logika berpikirnya yang diluar jangkauan manusia umumnya.

Beberapa kata – kata mutiara nya tentang kehidupan, psikologis dan ilmiah masih abadi terukir hingga saat ini. Dari sekian banyak kata – kata mutiara Albert Einstein, berikut adalah beberapa darinya yang cukup terkenal.







Kata Mutiara Albert Einstein
“Di dalam hal – hal yang rumit, ada hal – hal yang simpel”

“Sebagian besar orang mengatakan bahwa kecerdasan lah yang melahirkan seorang ilmuwan besar. Mereka salah, karakter lah yang melahirkannya”

“Hidup bagaikan menaiki sepeda. Agar tetap seimbang anda harus tetap bergerak”

“Kelemahan berperilaku menjadikannya lemah dalam berkarakter”

“Rahasia kreatifitas adalah mengetahui bagaimana menyembunyikan sumber kreatifitas tersebut”

“Satu – satunya sumber pengetahuan ialah pengalaman”

“Orang yang tidak pernah membuat kesalahan adalah orang yang tidak pernah mencoba hal baru”

“Cobalah untuk tidak menjadi orang yang berhasil. Tetapi jadilah orang yang berguna”

“Hal terindah yang dapat kita alami adalah misteri. Misteri adalah sumber semua seni sejati dan semua ilmu pengetahuan”

“Di dalam kesulitan ada kesempatan”

“Intuisi lebih penting daripada penjelasan. Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan”

“Semua agama, seni, dan ilmu pengetahuan adalah cabang-cabang pada pohon yang sama.”

“Ada dua cara untuk memahami kehidupan. Cara pertama dengan menyadari bahwa tidak ada hal yang mukjizat. Yang kedua menyadari bahwa semua hal adalah mukjizat.

“Setiap orang yang banyak membaca tapi sedikit menggunakan akalnya sendiri akan menjadi orang yang malas berpikir”

“Kebahagiaan dalam melihat dan memahami merupakan anugerah terindah alam semesta”

“Tanda kecerdasan sejati bukanlah pengetahuan tapi imajinasi”

“Jangan khawatirkan kesulitan-kesulitan dalam Matematika. Saya pastikan bahwa kesulitanku dalam hal Matematika masih lebih sulit daripada kesulitanmu”

“Hal yang paling sulit dipahami di dunia ini adalah pajak penghasilan”

“Mencari kebenaran lebih bernilai dibandingkan menguasainya”

“Hanya ada dua hal yang sesungguhnya tak terbatas, yaitu alam semesta dan kebodohan. Dan saya tidak yakin tentang alam semesta”

“Sedikit sekali orang yang bisa melihat matanya sendiri dan merasakan dengan hatinya sendiri”

“Sudah saatnya cita-cita kesuksesan diganti dengan cita-cita pengabdian”

“Masalah penting yang kita hadapi kini tidak dapat kita pecahkan pada tingkat berpikir yang sama seperti ketika kita menciptakan masalah tersebut”

“Orang berjiwa besar akan selalu menghadapi perlawanan hebat dari orang2“PICIK”

“Lebih mudah mengubah plutonium dari pada mengubah sifat jahat manusia”

“Hukum Gravitasi tidak akan berlaku terhadap orang yang sedang jatuh cinta”

“Itu bukanlah berarti saya sangat cerdas, tetapi karena saya berada pada masalah tersebut lebih lama”

“Jangan lakukan hal yang bertentangan dengan kata hati, bahkan meskipun negara memaksa anda melakukannya”

“Hakikatku adalah apa yang aku pikirkan, bukan apa yang aku rasakan”

“Saya tidak mempunyai bakat khusus. Saya hanya selalu penasaran”

“Jika nilai 9 adalah kesuksesan dalam hidup, maka nilai 9 sama dengan X ditambah Y ditambah Z. Bekerja adalah X, Y adalah bermain, dan Z adalah untuk berdiam diri”

“Nilai manusia terletak pada apa yang bisa dia terima”

“Selagi ada cinta tidak perlu ada lagi pertanyaan”

“Saya meyakini bahwa tugas utama jiwa adalah membebaskan manusia dari keegoisan”

“Saya terbiasa dalam kebingungan selama berminggu – minggu”

“Generasi – generasi yang akan datang akan kehilangan keyakinan bahwa manusia akan berjalan di muka bumi dengan darah dan daging”

“Ketika anda berpacaran dengan wanita yang cantik, satu jam terasa bagaikan sedetik. Namun ketika anda duduk di atas tungku panas, sedetik terasa bagaikan satu jam. Itulah relativitas”

“Tak ada yang lebih merusak martabat pemerintah dan hukum negeri dibandingkan meloloskan undang – undang yang tidak bisa ditegakkan”

“Jika fakta tidak sesuai dengan teori, ubahlah fakta tersebut”

“Belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan. Yang terpenting adalah tidak berhenti bertanya”

” Satu – satunya hal yang bertentangan dengan ilmu pengetahuanku adalah pendidikanku”

“Aku Berpikir terus menerus berbulan-bulan dan bertahun tahun, sembilan puluh sembilan kali dan kesimpulannya salah. Untuk yang keseratus aku benar”

Kata Kata Einstein paling aneh, “Mengapa tidak ada orang yang memahamiku meski setiap orang menyukaiku?”

“Jika anda tak dapat menjelaskannya secara sederhana, maka anda belum memahaminya dengan baik”

“Tugas sains antara lain adalah untuk menemukan keindahan alam”

“Jika mereka ingin menemuiku, aku ada disini. Jika mereka ingin bertemu dengan pakaianku, bukalah lemariku dan tunjukkan pada mereka” (Ketika istri Einstein memintanya untuk bertemu dengan Duta Besar Jerman)

“Dunia ini adalah sebuah tempat yang berbahaya untuk didiami, bukan karena orang – orangnya jahat, tapi karena orang – orangnya tak perduli”

“Kata kata maupun bahasa, baik tertulis maupun terucap, sepertinya tak memiliki peran apapun dalam mekanisme berpikir saya”

“Segala ilmu pengetahuan tidak lebih dari kemurnian berpikir setiap hari”

“Adalah mungkin untuk menjelaskan segala sesuatunya secara ilmiah, tetapi itu membuatnya menjadi tanpa rasa; itu membuatnya menjadi tanpa arti, seperti jika anda menjelaskan Simfony Beethoven sebagai variasi dari tekanan udara”

“Informasi itu bukanlah pengetahuan”

“Imajinasi lebih berharga daripada ilmu pengetahuan. Logika akan membawa Anda dari A ke B. Sedangkan imajinasi akan membawa Anda hingga kemanapun”

“Orang-orang seperti kita, yang percaya pada fisika, mengetahui bahwa perbedaan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan hanyalah sebuah ilusi yang terus menerus ada”

“Tidak ada eksperimen yang bisa membuktikan aku benar, namun sebaliknya sebuah eksperimen saja bisa membuktikan aku salah”

“Hal terindah yang dapat kita selami adalah hal yang misterius”

“Tanpa Budaya yang bermoral, manusia tidak akan selamat”

” Sejak ahli matematika menginvasi teori relativitas. Saya tidak mengerti diri saya lagi”

“Orang cerdas memecahkan masalah; sementara orang jenius mencegah masalah”

“Aku meyakini bahwa Dia (Tuhan) tidak bermain dadu”

“Ilmu pengetahuan tanpa agama adalah buta, tetapi agama tanpa ilmu pengetahuan = lumpuh”

“Perbanyaklah jalan – jalan agar sehat, jangan terlalu banyak membaca, simpan saja beberapa buku sampai kau dewasa nanti” (Ucap Einstein kepada putranya, Eduard Einstein)

“Kenyataan hanyalah sebuah ilusi, walaupun terjadi secara terus menerus”

“Seseorang yang membaca terlalu banyak dan menggunakan otaknya terlalu sedikit akan menjadi kebiasaan malas untuk berpikir.

“Perdamaian tidak bisa dicapai dengan kekuatan senjata; perdamaian hanya bisa diraih dengan pemahaman”

“Telegraph tanpa kabel tidak sulit untuk dimengerti. Telegraph adalah seperti kucing yang sangat panjang. Anda tarik ekornya di New York, lalu mengeong di Los Angeles. Yang tanpa kabel sama saja, hanya tanpa kucingnya”

Pada suatu kesempatan, seseorang mengajukan pertanyaan kepada Einstein;

“Pertanyaan apakah yang akan anda tanyakan kepada Tuhan bila anda dapat mengajukan pertanyaan?”

“Saya akan bertanya, mengapa dunia ini diciptakan? Karena, dengan demikian saya akan mengetahui makna hidup saya sendiri”

“Saya tidak pernah memikirkan masa depan. Karena masa depan akan segera datang”

“Tragedi dalam kehidupan adalah sesuatu yang mati di dalam diri seseorang pada ketika dia hidup”

“Pelepasan tenaga atom telah merubah segalanya kecuali cara kita berpiki. Pemecahan untuk masalah ini tergantung kepada hati nurani umat manusia. Jika saya mengetahuinya, lebih baik saya menjadi pembuat jam tangan”

“Kerja keras bukanlah untuk sukses tetapi untuk sebuah nilai”

“Filsafat itu kosong jika berdasarkan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan itu menemukan, dan filsafat itu menafsirkan”

Cukup sekian ,terima kasih telah menbaca.....
Monday, March 11, 2013 - By Unknown 0

Kebiasaan


Disuatu sore Ayah mengajak anak remajanya yang agak nakal dan mempunyai kebiasaan-kebiasaan buruk untuk berjalan-jalan dihutan sekitar perkebunan mereka. "Engkau melihat pohon itu? Cobalah engkau mencabutnya," kata sang Ayah sambil menunujuk pada salah satu pohon kecil dipinggir hutan.

Dengan segera anak remaja itu berlari dengan satu tangan saja mencabut pohon kecil itu. Mereka terus berjalan dan kali ini sang ayah menunjuk sebuah sebuah pohon yang sudah agak besar . "Sekarang coba cabut pohon itu. Dengan segera pula si anak remaja mencabut pohon itu, tetapi kali ini tidak dengan satu tangan. Ia harus mencabutnya dengan kedua tangannya.

Setelah berjalan beberapa langkah lagi sang Ayah menunjuk sebuah pohon cemara yang cukup besar. "Sekarang Ayah mau engkau mencabut pohon itu." Dengan kaget anak remaja itu menjawab, "Yang benar saja Ayah, itu kan besar dengan seluruh kekuatanku pun aku tak dapat mencabutnya. Pohon itu hanya dapat ditebang dengan Buldozer.”

"Benar katamu," jawab sang Ayah. Mereka kemudian duduk berdua dipinggir Hutan. "Sekarang dengar," kata sang Ayah memulai pelajarannya. Sesuatu yang belum terlalu lama dibiarkan, masih bisa dihilangkan dengan mudah. Seperti ketika engkau mencabut pohon kecil tadi dengan satu tanganmu. Tetapi kebiasaan yang sudah agak lama dibiarkan, masih bisa dihilangkan tetapi dengan usaha dan kerja keras, seperti ketika engkau mencabut pohon kedua dengan kedua tanganmu.

Sedangkan kebiasaan yang sudah mendarah daging karena sudah dibiasakan dan dipelihara, akan sangat sulit menghilangkannya kecuali dengan pertolongan Allah Swt. Maka belajarlah segera membuang hal-hal yang tidak berkenan kepada Allah dan jangan membiasakan dirimu melakukan kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik.

(sumber : milis irfan seeds)

~~~

Sahabatku, banyak hal yang merupakan kebiasaan buruk. Kita tahu hal itu tidak benar tetapi kita membiasakan diri melakukannya tanpa merasa berdosa. Kita tahu hal itu tidak benar tetapi kita membiasakan diri melakukannya tanpa merasa berdosa.

Kebohongan, ketidakjujuran, kesombongan, kedengkian, kemalasan, perselisihan, judi, mabuk-mabukan, perzinahan dan lain-lain. Semakin lama kebiasaan itu akan tumbuh dengan suburnya sehingga kita sulit menghilangkannya.

Hanya anda saja yang tahu kebiasaan buruk apa yang sedang Anda biarkan bertumbuh didalam dirimu saat ini. Jangan biarkan sampai berakar. Sebaliknya, biasakanlah diri Anda melakukan kebiasaan-kebiasaan yang baik, yang terpuji dan yang manis dihadapan Tuhan. Jika anda membiasakan diri dengan hal-hal ini, maka Anda akan melihat betapa itu akan bertumbuh dengan subur, berakar dengan kuat dan berbuah lebat.
Sunday, February 24, 2013 - By Unknown 0

Hidup Pasti Bahagia Jika Selalu Bersyukur


Di sebuah kota, hidup pasangan kaya raya. Sang suami adalah direktur sebuah perusahaan mobil, sedangkan isterinya adalah manager di sebuah bank besar. 
Mereka orang yang sangat sibuk, tinggal di sebuah rumah mewah. Dua anak mereka masih sekolah dan selalu diantar jemput supir saat berangkat dan pulang sekolah.
Pada suatu pagi yang masih gelap, suami isteri kaya tersebut berangkat kerja dengan mobil yang sama. 
Mereka melintasi sebuah rumah kecil sederhana, di teras, tampak keluarga yang sedang menikmati pisang goreng dan teh hangat sambil bercengkerama.
"Bunda iri dengan keluarga itu, mereka bisa berkumpul dan bercengkerama hangat di pagi hari. Sedangkan kita, pergi saat anak-anak masih tidur, dan pulang saat mereka sudah tidur...!!!" (ujar sang isteri dengan nada suara yang berat.)
"Kadang² ayah ingin seperti mereka, tidak direpotkan dengan kesibukan dan punya banyak waktu untuk anak dan keluarga...!!!" (tambah sang suami sambil menarik napas yang menunjukkan beban hidupnya.)
Sementara itu, keluarga sederhana yang sedang menikmati sarapan di teras juga mengeluhkan hal yang sama.
"Enak ya pak kalau kita jadi orang kaya. Tinggal di rumah mewah yang nggak bocor, makan enak setiap hari, mau apa-apa uangnya banyak...!!!" (ujar sang isteri.)
"Iya bu, kadang bapak pingin banget ke mana² naik mobil mewah, biar anak² kita senang...!!!" (ujar sang suami.)
Di sisi lain, saat sepulang dari sekolah, anak² dari suami isteri kaya mengatakan, "Aku iri dengan anak² itu, selalu diantar jemput oleh orang tua mereka dan banyak waktu bersama², orang tua kita selalu sibuk bekerja dan memakai supir untuk mengantar jemput kita...!!!"
Sementara itu, anak² dari suami isteri sederhana mengatakan, "Enak ya mereka, ke mana² naik mobil, nggak kepanasan, nggak kehujanan, nggak capek kalau mau ke mana²...!!!"

***
Sahabat yang budiman... 
Manusia memang tidak pernah puas dengan apa yang dia dapat. Mereka yang kekurangan selalu ingin memiliki banyak uang dan harga melimpah. Mereka yang sudah berkecukupan selalu ingin memiliki banyak waktu lebih untuk bercengkerama bersama keluarga. Semua orang punya sudut pandang yang berbeda tentang kebahagiaan.

Sikap untuk tidak puas dan iri dengan orang lain membuat seseorang selalu merasa hidupnya kekurangan, baik materi, waktu, kasih sayang, dan sebagainya. Melihat orang lain, rasanya mereka jauh lebih bahagia, dan hidup kita sendiri selalu kurang. Karena itu, bersyukur adalah kunci agar kita selalu bahagia dan bisa melihat betapa banyak berkah dalam hidup kita.

Jika Anda selaku mengejar apa yang Anda inginkan, maka hal itu tidak akan ada habisnya. Jangan sampai Anda dikendalikan nafsu yang membuat Anda selalu merasa kekurangan dan menjadi orang yang tamak. Nikmati hidup Anda. Syukuri semua hal yang sudah Anda peroleh, sekecil apapun itu. Orang yang selalu bersyukur akan puas dengan hidupnya dan dilimpahi kebahagiaan.

By (sendy aldiana)


Saturday, February 23, 2013 - By Unknown 0

Tergantung Cara Pandang Kita

Terkadang setiap hari merasakan kog hidup itu sulit
kita ini apa yang terjadi seperti apa yang kita inginkan namun nyatanya malah sebaliknya
  Teman sesungguhnya apa yang terjadi bisa kita kendalikan tergantung bagaimana kita memandang masalah
Bila kita menganggap masalah itu seperti sulit untuk di selesaikan maka kita akan sulit atau bahkan tidak akan menyelesaikan masalah tersebut
MAKA sebaliknya Jika menganggap masalah itu sebagai tantangan yang menbuat kita lebih baik ,dewasa,atau malah bijaksana maka seharusnya kita memilih yang terbaik.
Awali setiap hari kita dengan berfikir positif ..ditambah senyuman

Friday, February 22, 2013 - By Unknown 0

Hidup Ini Indah






Aku belajar diam dari banyaknya bicara.
Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan.
Aku belajar mengalah dari suatu keegoisan.
Aku belajar menangis dari kebahagiaan.
Aku belajar tegar dari kehilangan

Hidup Adalah BELAJAR.......
Belajar Bersyukur Meski tak Cukup,
Belajar Ikhlas Meski Tak Rela,
Belajar Taat Meski Berat,
Belajar Memahami Meski Tak Sehati,
Belajar Sabar Meski Terbebani,
Belajar Setia Meski Tergoda,

Belajar
Memberi Meski Tak Seberapa,
Belajar Mengasihi Meski Disakiti,
Belajar Tenang Meski Gelisah,
Belajar Percaya Meski Susah,

Belajar dan Terus Belajar...
Belajar sampai pada akhirnya Allah yang menyempurnakan..
Aamiin!!

Janganlah pernah menyerah....teruslah berjuang......
Hidup bukanlah satu tujuan..,melainkan perjalanan.....
Nikmatilah..........

Hidup adalah tantangan....Hadapilah....

Hidup adalah anugerah....Terimalah....

Hidup adalah pertandingan....Menangkanlah.....

Hidup adalah tugas.....Selesaikanlah.....

Hidup adalah cita cita....Capailah....

Hidup adalah misteri....Singkapkanlah....

Hidup adalah kesempatan....Ambilah....

Hidup adalah lagu....Nyanyikanlah....

Hidup adalah janji....Penuhilah....

Hidup adalah keindahan...Bersyukurlah....

Hidup adalah teka teki....Pecahkanlah....

Satu hal yang membuat kita bahagia adalah CINTA...

Dan satu hal yang membuat kita dewasa adalah MASALAH...
Dunia diciptakan untuk sebuah MASALAH...
Hadapilah sejuta MASALAH apa bila MASALAH itu bisa memberi manfaat kepada kita dan banyak orang di sekitar kita.....
Akan tetapi HINDARI satu masalah apabila masalah itu akan memberi MUDHARAT kepada kita dan orang di sekitar kita...........

Kata Bijak Hari Ini

Bahagialah dengan apa yang engkau peroleh, menerima apa adanya pemberian Allah, tinggalkanlah mimpi yang tidak sesuai dengan yang engkau usahakan dan di luar kemampuan.
Tuesday, January 15, 2013 - By Unknown 0

Kisah Hidup

Sepulang sekolah, setelah berganti pakaian, makan siang lalu sholat zhuhur, halaman rumah yang rindang itu menjadi tempat teduh yg dipilih seorang anak kelas 3 sd untuk mengerjakan sebuah prakarya tugas sekolahnya. Ia terlihat begitu serius dan semangat mengerjakan prakaryanya sampai sampai ajakan ibunya menikmati pisang goreng yang baru saja matang ditolaknya dengan halus. Hanya suara azan asharlah yg mampu mengalihkan perhatian anak itu dari berkutat dengan prakaryanya untuk menunaikan sholat.

Dari dalam rumah, abinya tampak sesekali memperhatikan anaknya yg menggemaskan itu sambil menyantap pisang goreng dan teh hangat serta membaca sebuah koran yg dibelinya sore ini saat dalam perjalanan pulang dari kantor ke rumahnya.

Waktu terus berlalu, sang anak belum juga beranjak dari tempatnya. Hingga akhirnya, anak itu masuk ke dalam rumah dan menghampiri abinya.

"Abii.. kenapa sih bi aku susaah banget ngerjain ini.. :(" ucap anak itu sambil menunjukkan hasil prakaryanya yg masih berantakan.

"Jangan cemberut gitu ah, masa anak abi cemberut gitu, senyum dong.. :) sini sini, memangnya kamu sedang membuat apa sayang?" tanya abi kepada anaknya itu.

"Aku disuruh bu guru membuat ronce dari koran sama kalender bekas, sama mote-mote ini.. digunting terus digulung nanti di lem bi, baru dirangkai.. " cerita anak itu kepada abinya.

"Nah, itu kamu bisa, tinggal dilanjutin saja nak.."

"tapi susah bi, malah berantakan gini dari tadi.. :(" Memang agak berantakan, lem nya pun berlepotan kemana mana.

"Masa susah sih, jangan bilang susah, nanti jadi susah beneran, tadi sebelum mulai udah baca bismillah belum?" tanya abi.

"belum bi aku lupa.." jawab anak itu dengan mimik wajah yg sedih.

"Sebelum memulai sesuatu, baca bismillah, biar lancar, diridhoi Allah.. sekarang bilangnya, aku bisa, berdo'a sama Allah, nanti Allah mudahkan kamu mengerjakan itu, coba sekarang kamu bilang "aku bisa".." Ucap abinya membangkitkan semangat anaknya.

"aku BISA" teriak anak itu

"Naah begituu :) kamu pasti bisa, kan kamu tadi nyontohin ke abi cara buatnya sudah bisa. Coba, sekarang kamu buatnya pelan-pelan, jangan buru buru ya, sabar.. pelan-pelan, nanti juga pasti selesai. Ayo inget apa, orang sabar disayang Allah :)"

"Iya bi, aku sekarang ngerti.. berarti harus sabar ya bi, nanti kalau sudah jadi aku tunjukin ke abi yaa.." ucap anak itu kembali bersemangat.

"Iya sayang, :)" jawab abi.

Anak itu pun kembali berkutat melanjutkan prakaryanya. Kali ini ia mengerjakan dengan sabar dan penuh percaya diri.
Beberapa waktu kemudian...

"Abii abiii.. sini lihaat cobaa.. aku bisa bi.. hehe aku bisaaa :D makasih abi.. :* " seru anak itu sambil berlari menghampiri dan mengecup pipi abinya sebagai tanda cinta dan terimakasihnya.

"Naah giitu doong, anak abi hebaat ya.. :) udah ucap alhamdulillah belum?" kata abi mengingatkan sambil tersenyum dan mencubit cubit pipi anaknya..

"aku lupa lagi bi.. alhamdulillah.. :) " anak itu mengucap syukur alhamdulillah.

"ga boleh lupa lagi yaa :)" ucap abi mengingatkan.

"Iya bi, :)"

Akhirnya, anak itu pun berhasil menyelesaikan prakaryanya.

hehee

Sekarang, yuk kita sama sama ambil hikmahnya:

--> ucaplah BISMILLAH sebelum memulai sesuatu, dan ALHAMDULILLAH setelah selesai melakukan sesuatu. Bersyukur..

--> optimis, kalau kita BISA.

--> SABAR dalam melakukan segala sesuatu. Jangan terburu-buru.

--> tetap SEMANGAT. Jangan menyerah, semua pasti ada jalan keluarnya, penyelesaiannya.

--> dan tersenyuum :)

Semoga bermanfaat.. :)
Wednesday, January 09, 2013 - By Unknown 0

Garam Gelas dan Telaga


Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia.

Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. "Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..", ujar Pak tua itu.


"Pahit. Pahit sekali", jawab sang tamu, sambil meludah kesamping.
Pak Tua itu, sedikit tersenyum. Ia, lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu.

Pak Tua itu, lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu. "Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah. Saat tamu itu selesai mereguk air itu, Pak Tua berkata lagi, "Bagaimana rasanya?".

"Segar.", sahut tamunya.
"Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?", tanya Pak Tua lagi.
"Tidak", jawab si anak muda.

Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si anak muda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu. "Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama.

"Tapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu."

Pak Tua itu lalu kembali memberikan nasehat. "Hatimu, adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan."

Keduanya lalu beranjak pulang. Mereka sama-sama belajar hari itu. Dan Pak Tua, si orang bijak itu, kembali menyimpan "segenggam garam", untuk anak muda yang lain, yang sering datang padanya membawa keresahan jiwa.
Tuesday, January 08, 2013 - By Unknown 0

Keberanian

Suatu ketika seorang Indian muda, mendatangi tenda ayahnya. Di dalam sana, duduk seorang tua, dengan pipa panjang yang mengepulkan asap. Matanya terpejam, tampak
sedang bersemadi. Hening. "Ayah, bolehkah aku ikut berburu besok pagi?" tanya Indian muda itu memecahkan kesunyian disana. Mata sang Ayah membuka perlahan,
sorot matanya tajam, memandang ke arah anak paling disayanginya itu. Kepala suku itu hanya diam.

"Ya Ayah, bolehkah aku ikut berburu besok? Lihat, aku sudah mengasah pisauku.
Kini semuanya tajam dan berkilat." Tangan si kecil merogoh sesuatu dari balik kantung kulitnya. Sang Ayah masih diam mendengarkan. "Aku juga sudah membuat panah-panah untuk bekalku berburu. Ini, lihatlah Ayah, semuanya pasti tajam.
Busurku pun telah kurentangkan agar lentur. Pasti aku akan menjadi Indian pemberani yang hebat seperti Ayah. Ijinkan aku ikut Ayah." Terdengar permintaan merengek dari si kecil.

Suasana masih tetap senyap. Keduanya saling pandang. Terdengar suara berat sang Ayah, "Apakah kamu sudah berani untuk berburu? "Ya!" segera saya terdengar
jawaban singkat dari si kecil. "Dengan pisau dan panahku, aku akan menjadi yang paling hebat." Sang Ayah tersenyum, "Baiklah, kamu boleh ikut besok, tapi ingat, kamu harus berjalan di depan pasukan kita. Mengerti?" Sang Indian muda
mengangguk.

Keesokan hari, pasukan Indian telah siap di pinggir hutan. Kepala suku, dan Indian muda, berdiri paling depan. "Hari ini anakku yang akan memimpin perburuan kita. Biarkan dia berjalan di depan." Indian muda itu tampak gagah. Ada beberapa pisau yang terselip di pinggang. Panah dan busur, tampak melintang penuh dipunggungnya. Ini adalah perburuan pertamanya. Si kecil berteriak nyaring, "ayo
kita berangkat."

Mereka mulai memasuki hutan. Pohon-pohon semakin rapat, dan semak semakin meninggi. Sinar matahari pun tak leluasa menyinari lebatnya hutan. Mulai terdengar suara-suara dari binatang yang ada disana. Indian kecil yang tadi melangkah dengan gagah, mulai berjalan hati-hati. Parasnya cemas dan takut.
Wajahnya sesekali menengok ke belakang, ke arah sang Ayah. Linglung, dan ngeri.
Tiba-tiba terdengar beberapa suara harimau mengaum. "Ayah...!!" teriak si kecil.
Tangannya menutup wajah, dan ia berusaha lari ke belakang. Sang Ayah tersenyum melihat kelakuan anaknya, begitupun Indian lainnya.

"Kenapa? Kamu takut? Apakah pisau dan panahmu telah tumpul? Mana keberanian yang kamu perlihatkan kemarin?" Indian muda itu terdiam. "Bukankah kamu bilang, pisau
dan panahmu dapat membuatmu berani? Kenapa kamu takut sekarang? Lihat Nak, keberanian itu bukan berasal dari apa yang kau miliki. Tapi, keberanian itudatang dari sini, dari jiwamu, dari dalam dadamu." Tangan Kepala Suku menunjuk ke arah dada si kecil.

"Kalau kamu masih mau jadi Indian pemberani, teruskan langkahmu. Tapi jika, didalam dirimu masih ada jiwa penakut, ikuti langkah kakiku." Indian muda itu
masih terdiam. "Setajam apapun pisau dan panah yang kau punya, tak akanmembuatmu berani kalau jiwamu masih penakut. Sekuat apapun busur telah kaurentangkan, tak akan membuatmu gagah jika jiwa pengecut lebih banyak berada didalam dirimu." "...Aauummmm." Tiba-tiba terdengar suara harimau yang mengaumkembali. Indian muda kembali pucat. Ia memilih untuk berjalan di belakang sang Ayah.
***

Keberanian. Apakah itu keberanian? Keberanian bukanlah rasa yang dimiliki olehorang yang menganggap dirinya memiliki segalanya. Keberanian juga bukan merupakan rasa yang berasal dari sifat-sifat sombong dan takabur. Keberanianadalah jiwa yang berasal dari dalam hati, dan bukan dari materi yang kita miliki. Keberanian adalah sesuatu yang tersembunyi yang membuat orang tak pernah
gentar walau apapun yang dia hadapi.

Saya percaya, keberanian bukan berasal dari apa yang kita sandang atau kita miliki. Keberanian bukan datang dari apa yang kita pamerkan atau yang kita punyai. Tapi, teman, keberanian adalah datang dari dalam diri, dari dalam dada
kita sendiri. Keberanian adalah sesuatu yang melingkupi perasaan kita, danmenjadi bekal dalam setiap langkah yang kita ayunkan.

Teman, mungkin saat ini kita diberikan banyak kemudahan, dan membuat kita merasa cukup berani dalam menjalani hidup. Kita mungkin dititipkan kelebihan-kelebihan
dan membuat kita takabur bahwa semua masalah akan mampu di hadapi. Mungkin saatini kita kaya, rupawan, berpendidikan tinggi, dan berkedudukan bagus, tapi
apakah itu bisa menjadi jaminan bahwa kita akan selamanya dapat menjalani hidup ini? Apakah itu akan selamanya cukup untuk menjadi bekal kita dalam "perburuan"
hidup ini?

Jadilah Indian muda yang tetap melangkah, dengan jiwa pemberani yang hadir dari dalam hati, dan BUKAN dari pisau dan panah yang telah diasah. Jadilah Indian muda yang tak pernah gentar mendengar suara harimau, sekeras apapun suara itu terdengar. Jadilah Indian muda yang tetap yakin dengan pilihan keberanian yang ia putuskan. Jangan gentar, jangan surut untuk melangkah.
Tuesday, January 08, 2013 - By Unknown 0

Dari A to Z

A : Accept
Terimalah Diri Anda sebagaimana adanya.

B : Believe
Percayalah terhadap Kemampuan Anda untuk meraih apa yang Anda inginkan dalam Hidup.

C : Care
Pedulilah pada Kemampuan Anda
meraih apa yang Anda inginkan dalam Hidup.

D : Direct
Arahkan pikiran pada hal-hal Positif yang meningkatkan Kepercayaan Diri.

E : Earn
Terimalah Penghargaan yang diberi orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang Terbaik.

F : Face
Hadapi masalah dengan Benar dan Yakin.

G : Go
Berangkatlah dari Kebenaran.

H : Homework
Pekerjaan Rumah adalah langkah penting untuk Pengumpulan Informasi.

I : Ignore
Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan Anda mencapai Tujuan.

J : Jealously
Rasa Iri dapat membuat Anda tidak menghargai kelebihan Anda sendiri,
Jadi hindarilah.

K : Keep
Terus Berusaha walaupun beberapa kali Gagal.

L : Learn
Belajar dari Kesalahan
dan Berusaha untuk tidak mengulanginya.

M : Mind
Perhatikan Urusan sendiri
dan Tidak menyebar Gossip tentang orang lain.

N : Never
Jangan pernah Putus Asa.

O : Observe
Amatilah segala hal di sekeliling Anda.
Perhatikan, Dengarkan,
dan Belajar dari Orang lain.

P : Patience
Sabar adalah Kekuatan tak ternilai yang membuat Anda terus Berusaha.

Q : Question
Pertanyaan perlu untuk mencari Jawaban yang Benar dan menambah Ilmu.

R : Respect
Hargai Diri sendiri dan juga Orang lain.

S : Self Confidence, Self Esteem, Self Respect
Percaya diri, Harga diri, Citra diri,
Penghormatan diri membebaskan kita dari saat-saat tegang.

T : Take
Bertanggung jawab pada setiap Tindakan Anda.

U : Understand
Pahami bahwa Hidup itu selalu ada Potensi untuk naik

V : Value
Nilai Diri sendiri dan orang lain,
Berusahalah melakukan yang Terbaik.

W : Work
Bekerja dengan Giat,
Jangan lupa Berdoa.

X : X'tra
Usaha lebih Keras membawa Keberhasilan.

Y : You
Anda dapat membuat suatu yang berbeda.

Z : Zero
Selalu Ingat,
Usaha Nol membawa hasil Nol pula
Tuesday, January 08, 2013 - By Unknown 0

Perbedaan Kaki Manusia, Rusa, dan Jerapah


Mengapa kaki manusia panjangnya rata-rata hanya satu meter saja ? tidak seperti kaki Jerapah yang bisa lebih dari dua meter ?
Juga mengapa loncatan manusia normal rata-rata hanya bisa dua meter saja ? tidak seperti rusa yang bisa meloncat lebih dari lima meter?

"Jawabannya, supaya manusia selalu membuat langkah kecil dalam kehidupannya, bukan meloncat-loncat seperti rusa atau jerapah".

Perhatikan, rahasia keberhasilan manusia sesungguhnya adalah bagaimana ia mampu untuk terus maju melangkah kecil dalam hidupnya, tapi setiap langkah kecil yang dibuat harus ditujukan untuk mencapai sebuah "loncatan besar" di dalam kepalanya, meskipun ia dalam keadaan sesukar apapun.

Akan tetapi kebanyakan kita melakukan sebaliknya, kita mencoba meloncat-loncat besar seperti seekor rusa, akan tetapi di dalam kepalanya hanya ada loncatan kecil saja. Artinya kita ingin "sekali jadi " dalam meloncat meraih keberhasilan, kemudian berhenti melangkah ketika tidak tercapai, dan berhenti ketika semua menjadi berat.

Kesimpulannya, rahasia sukses adalah teruslah melangkah meskipun kecil, tapi tetap gigih, dan pelihara "loncatan besar" di dalam fikiran. Dan terus yakini dengan hati bahwa kita bisa meraihnya. Tidak ada resep khusus. Tidak perlu manusia cerdas, cukup satu kata GIGIH !(Ary Ginanjar Agustian)

When the gets going tough, the tough gets going.
( ketika semua menjadi tough, maka yang tough terus berjalan )

Bismillahi Tawakkaltu Allallah, Laa hawla walaa Quwwata Illa billah !

" SESUNGGUHNYA KAMU MELALUI TINGKAT DEMI TINGKAT DALAM KEHIDUPAN " ( QS : Al-insyiqaq : 19 )

Monday, December 17, 2012 - By Unknown 0

Empat Lilin

Ada 4 lilin yang menyala di dalam sebuah kamar, sedikit demi sedikit lilin tersebut habis meleleh dan suasana terasa begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.

Aku adalah “Damai“. Namun manusia tak mampu menjagaku : maka lebih baik aku mematikan diriku saja !” Demikianlah sedikit demi sedikit sang Lilin Damai padam.

Aku adalah “Iman“. Sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.” Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkan Lilin Iman tersebut.

Dengan sedih giliran ketiga berbicara : Aku adalah “Cinta“. Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan menganggapku berguna. Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mecintainya, membenci keluarganya. ” Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin Cinta tersebut.

Tanpa terduga…. ANAK pemilik rumah itu masuk ke dalam kamar untuk mengambil ‘benda-benda’ milik-Nya di sana, dan melihat ketiga lilin telah padam. Karena dia tidak bisa melihat jelas dalam gelap, ia berkata : ” Ekh, apa yang terjadi ? Kalian harus tetap menyala, Aku tidak mau rumah-Ku gelap !”

Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.

Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN. Harapan yang ada dalam hati kita. Dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat seperti anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-Nya ! 


Monday, December 17, 2012 - By Unknown 0

Pelajaran Dari Sebuah Jam



Seorang pembuat jam berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. “Hai jam, sanggupkah kamu berdetak 31.104.000 kali selama setahun?” “Ha?! Sebanyak itukah?!” kata jam terperanjat, “Aku tidak akan sanggup!”

“Ya sudah, bagaimana kalau 86.400 kali saja dalam sehari?”

“Delapan puluh ribu empat ratus kali?! Dengan jarum yang ramping seperti ini?! Tidak, sepertinya aku tidak sanggup,” jawab jam penuh keraguan.

“Baik, bagaimana jika 3.600 kali dalam satu jam?”

“Dalam satu jam berdetak 3.600 kali? Tampaknya masih terlalu banyak bagiku.” Jam bertambah ragu dengan kemampuannya.

Dengan penuh kesabaran, tukang jam itu kembali berkata, “Baiklah kalau begitu, sebagai penawaran terakhir, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?”

“Jika berdetak satu kali setiap detik, aku pasti sanggup!” Kata jam dengan penuh antusias. Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik.

Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31.104.000 kali dalam setahun, yang juga setara dengan berdetak 86.400 kali dalam sehari, yang setara pula dengan berdetak 3.600 kali dalam satu jam.

Pesan dari kisah tersebut:

Kita sering meragukan dan underestimated terhadap kemampuan diri sendiri untuk mencapai goal, pekerjaan, dan cita-cita yang tampak sangat besar. Kita lantas menggangapnya sebagai hal sangat berat yang tidak mungkin dapat kita angkat. Namun sebenarnya apabila hal yang dianggap besar tersebut kita perkecil dan perkecil lagi, lantas kemudian kita realisasikan hal-hal kecil tersebut secara konsisten serta kontinu, niscaya hal besar yang semula kita anggap tidak mungkin tercapai itu akan terealisasikan.

Intinya, hal besar akan tercapai dengan konsistensi dan kontinuitas, atau dengan istilah lain yang sering digunakan masyarakat: istiqamah! Tentu melekatkan konsistensi dan kontinuitas kepada diri sendiri itu bukan hal yang mudah, karena akan menimbulkan kelelahan yang sangat.

Al-Mutanabbi berkata dalam syairnya yang masyhur,

وَإِذَا كَانَت النُّفُوْسُ كِبَارًا

تَعِبَتْ فِي مُرَادِهَا الْأَجْسَامُ

Dan sekiranya jiwa itu besar,

tentulah jasad itu akan letih dalam menggapai maksudnya. [Khizānah al-Adab I/251.]

Ingat, seribu langkah tidak akan ada tanpa adanya satu langkah pertama. Garis panjang hanyalah merupakan kumpulan dari titik-titik.

Semoga bermanfaat...


Monday, December 17, 2012 - By Unknown 0

7 Prinsip Etos Kerja Hebat Dan Pantas Ditiru, Yang Dipegang Teguh Orang Tionghoa




1.Tak Takut Bermimpi. Meniti karir dari posisi paling bawah sekalipun, orang Tionghoa tidak gengsi.
Orang Tionghoa amat percaya bahwa roda kehidupan itu selalu berputar.
Suatu saat berada di bawah, namun di lain waktu pasti akan berhasil mencapai posisi puncak

2. Bekerja dan menghasilkan suatu karya adalah salah satu cara untuk membuktikan kepada dunia tentang keberadaan diri Anda.
Ibaratnya, apabila tidak bekerja atau tidak melakukan sesuatu yg berguna bagi diri sendiri, keluarga dan orang lain, apa gunanya hidup
Setiap rintangan dalam kehidupan ini akan membawa dirinya pada kondisi yang lebih baik
"Waktu dan kesempatan adalah suatu kemewahan yang pantang disia-siakan.."
Ibarat ujian kenaikan pangkat, kalau berhasil dilewati maka akan memperoleh ganjaran (hasil) yang lebih besar
Dengan bersikap hemat, mereka bisa mengantisipasi berbagaia masalah yang mungkin timbul di kemudian hari.

3. Berpikir Untuk 3 Keturunan

4. Tak Pernah Menyerah. Setiap orang pasti menemukan rintangan dalam hidup.


5. Menguasai Bisnis Dari Hulu ke Hilir.

6. Memberi Service Terbaik. Memelihara reputasi adalah poin penting yang harus dipegang setiap orang.

7. Memelihara Relasi. Orang Tionghoa amat mementingkan kekerabatan dan relasi.
Seorang pengusaha wajib menjaga hubungan baik dengan pelanggannya, walaupun pelanggannya seringkali merepotkan


        Terima kasih telah membaca 
              semoga bermanfaat 
Thursday, December 13, 2012 - By Unknown 0

Berhargakah Diri Anda ...?

Suatu hari, seorang motivator terkenal membuka seminarnya dengan cara unik.
Sambil memegang uang pecahan AS $ 100, ia bertanya kepada hadirin, “Siapa yang mau uang ini?”
Tampak banyak tangan diacungkan, pertanda banyak yang minat.

“Saya akan berikan uang ini kepada salah satu dari Anda sekalian, tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini.”

Ia berdiri mendekati hadirin.
Uang itu diremas-re
mas dengan tangannya sampai berlipat-lipat.
Lalu bertanya lagi, “Siapa yang masih mau uang ini?”
Jumlah tangan yang teracung tak berkurang.

“Baiklah,” jawabnya, “apa jadinya bila saya melakukan ini?” ujarnya sambil menjatuhkan uang ke lantai dan menginjak-injaknya dengan sepatunya. :gila:

Meski masih utuh, kini uang itu jadi amat kotor dan tak mulus lagi.
“Nah, apakah sekarang masih ada yang berminat?”
Tangan-tangan yang mengacung masih tetap banyak.
“Hadirin sekalian, Anda baru saja mendapatkan sebuah pelajaran penting.

Apa pun yang terjadi dengan uang ini, Anda masih berminat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya.
Biarpun lecek dan kotor, uang ini tetap bernilai 100 dolar.”
Dalam kehidupan ini, kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, dan berlepotan kotoran akibat keputusan yang kita buat dan situasi yang menerpa kita.

Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga, tak berarti.

Padahal apapun yang telah dan akan terjadi, Anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai Anda.

So, setiap kali merasa diri tak berarti, ingatlah akan selembar uang 100 dolar tersebut.
Thursday, December 13, 2012 - By Unknown 0

© 2014 BACA SAJA. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9
Powered by Blogger.
back to top